Sekitar 309 Pramuka Indonesia di bawah asuhan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka hadir di Filipina untuk berpartisipasi dalam Asia Pacific Regional Jamboree ke-26 yang diadakan di Mount Makiling, Los Banos, Laguna, Filipina dari tanggal 28 Desember 2009 hingga 3 Januari 2010.
Jumat, 05 Maret 2010
Info : PARTISIPASI PRAMUKA INDONESIA DALAM ASIA PASIFIC REGIONAL JAMBOREE KE-26 DI FILIPINA
Pada acara parade perkenalan delegasi kontingen Indonesia yang dipimpin oleh Brata Trayana Hardjosubroto turut berpartisipasi dengan bernyanyi, meneriakan yel-yel khas Pramuka Indonesia dan mengibarkan bendera merah putih sambil berjalan ke arah Grand Arena yang menjadi tempat berlangsungnya acara pembukaan. Turut hadir dalam acara pembukaan adalah Ketua Kwartir Gerakan Nasional Pramuka dr. Asrul Aswar dan KUAI KBRI Manila Abdullah H. Kusumaningprang beserta beberapa pejabat pramuka lainnya.
Wakil Presiden Filipina Manuel Noli de Castro yang turut membuka acara tiga tahunan ini dalam kata sambutannya, menekankan pentingnya kebersamaan di antara para pramuka di dunia dan mengharapkan para partisipan dapat menikmati dan bergembira selama jambore berlangsung. Hari pembukaan ini dihadiri oleh 13.695 partisipan dari 18 negara yang nantinya akan ikut serta dalam berbagai kegiatan kepramukaan seperti extreme challenge, aquatics, ropes course, survivors, water challenge dan tree planting.
Panitia penyelenggara acara ini, Boy Scouts of the Philippines juga telah mempersiapkan kegiatan-kegiatan bertema sosial seperti social accountability dan global development village yang bertujuan untuk memperkenalkan konsep pembangunan pedesaan di Filipina dan pendidikan lingkungan hidup kepada para partisipan Pihak panitia berharap bahwa kegiatan-kegiatan yang diadakan nantinya selain dapat membantu mengasah keterampilan para pramuka juga dapat membangun rasa persahabatan antarbangsa dan antaragama serta menumbuhkan kesadaran sosial sesuai dengan tema yang diusung “Creating a Better World”.
Diposting oleh bantara di 01.24 0 komentar
Senin, 25 Januari 2010
Tanda Kecakapan Umum Buat BABU
TKU (Tanda Kecakapan Umum) adalah bagian dari sistem tanda kecakapan dalam Gerakan Pramuka di samping TKK (Tanda Kecakapan Khusus).
Tanda Kecakapan Umum diberikan setelah seorang anggota Gerakan Pramuka menyelesaikan Syarat-syarat Kecakapan Umum (SKU) dalam tingkatannya masing-masing.
Tanda Kecakapan Umum hanya berlaku bagi anggota Pramuka Siaga, Pramuka Penggalang, Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega. TKU tidak berlaku bagi seperti Pembina, Andalan dan anggota dewasa lainnya.
- Berbentuk trapesium berwarna dasar hijau dengan gambar bintang, sepasang tunas kelapa dan tulisan "Bantara" atau "Laksana" berwarna kuning.
- TKU Pramuka Penegak terdiri atas TKU Penegak Bantara (bertuliskan "BANTARA" di bagian bawah tunas kelapa) dan TKU Penegak Laksana (bertuliskan "LAKSANA" di bagian bawah tunas kelapa).
- TKU Pramuka Penegak dikenakan di masing-masing bahu baju seragam pramuka (pundak).
Diposting oleh bantara di 00.00 0 komentar
Langganan:
Postingan (Atom)